Perbedaan antara Temen Hidup dan Pacar yang Kamu Rasakan

0
56

Perbedaan antara “Temen Hidup” dan “Pacar” yang Kamu Rasakan – Kamu akan menemukan berbagai jenis orang dalam hidupmu. Beberapa dari mereka akan memberikan kegembiraan yang kamu belum pernah rasakan sebelumnya, beberapa dari mereka akan menghilang secepat kedatangannya dalam hidupmu, beberapa dari mereka akan menjadi kesalahan serta pembelajaran terbaikmu, tetapi hanya satu dari mereka yang akan tetap diam di dalam hidupmu.

Walaupun begitu, kamu harus tetap fokus kepada seseorang yang akan membawakan kebahagiaan yang tak pernah kamu bayangkan sebelumnya.

Perbedaan antara “Temen Hidup” dan “Pacar” yang Kamu Rasakan
Perbedaan antara “Temen Hidup” dan “Pacar” yang Kamu Rasakan

Berikut ini perbedaan antara pasangan hidup dan pacar yang akan kamu rasakan :

  • Kamu tidak terus menerus mencari tahu apakah kalian adalah soulmate atau bukan, karena kalian sebenarnya sudah terlarut untuk menjadi soulmate.
  • Kalian berdua siap. Hal yang benar yang datang pada waktu yang salah akan menjadi hal yang salah. Alasan utama yang menentukan apakah hubungan ini akan abadi adalah apakah kalian berdua sudah siap.
  • Kamu tidak hanyak memikirkan hubungan itu saja, tapi kamu benar-benar hidup di dalam hubungan itu. Satu-satunya masa yang selalu kamu pikirkan adalah bahwa hubungan ini tidak ditakdirkan.
  • Kalian memiliki tujuan masa depan yang hampir sama. Tidak peduli apakah dia adalah seseoran yang ditakdirkan untukmu atau tidak, jika keduanya tidak memiliki tujuan yang sama maka semua paham apapun tidak dapat menyelamatkan hubungan ini.
  • Kamu tidak pernah sibuk mencari bukti bahwa dia benar-benar mencintaimu. Kamu tidak akan pernah meragukannya cintanya.
  • Kamu nyaman untuk mengungkapkan apa yang menjadi pikiranmu atau apapun yang kamu rasakan kepada dia. Kamu akan dengan senang hati mencurahkan isi kepalamu dan bertukar pikiran dengannya.
  • Semua ketakutanmu sepertinya tidak rasional. Kamu tidak takut kalau hubunganmu akan berakhir karena dia tidak ingin berkomitmen, tetapi kamu takut kehilangan dia (walaupun dia tetap mengatakan dia mencintaimu) karena kehilangan seseorang yang kamu cintai sangat menakutkan bagimu.
  • Kamu merasaa dicintai dengan apa adanya dirimu. Kamu akan tetap merasa dicintai apa adanya dari cara berpakaianmu sehari-hari, dengan rambutmu yang (mungkin) berantakan.
  • Kamu ingin menghabiskan waktumu berasa dia. Ini menunjukkan bagaimana kamu menyukai hubungan ini, dan bukan hanya sekedar status.
  • Kamu akan merasa nyaman disekitarnya. Kamu menjadi dirimu sendiri. Kamu berasa seperti membiarkan dia masuk kehidupanmu persis seperti itu, dan bukan dalam versi yang kamu bayangkan. Kamu menginginkan kedekatan yang nyata, bukan sekedar ego semata.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here