Renungan Mengenai Uang Selembaran

Renungan Mengenai Uang Selembaran

Renungan Mengenai Uang Selembaran

Spread the love

Cerita Unik ‘Renungan’ – Renungan Mengenai Uang Selembaran.

Suatu hari, seorang motivator terkenal membuka seminarnya dengan cara yang unik. Motivator tersebut memegang uang pecahan Rupiah sebesar 100.000. Lalu motivator tersebut bertanya kepada hadirin, “Siapa yang mau uang 100.000 ini?“.

Sorak dari penonton dan sambil mengacungkan tangan keatas “Saya mau… Saya mau…“. Tampak banyak tangan yang diacungkan, pertanda banyak yang berminat dengan uang tersebut.

Saya akan berikan uang ini kepada salah satu dari anda sekalian, akan tetapi sebelumnya perkenankanlah saya melakukan ini.” Motivator tersebut mendekati para hadirin.

Uang tersebut diremas-remas dengan tangannya sampai berlipat-lipat. Dan kemudian bertanya lagi, ‘Siapa yang masih mau uang ini?”

Semua masih mengacungkan tangan dan masih menjawab iya.

Baiklah,’ jawabnya, “apa jadinya bila saya melakukan hal ini?” ujarnya sambil menjatuhkan uang ke lantai dan sambil menginjak-injak dengan sepatunya. Meski uang tersebut masih utuh, kini uang itu menjadi amat kotor dan tidak mulus lagi.

Nah, sekarang apakah masih ada yang berminat dengan uang ini?“. Tangan-tangan yang mengacung masih tetap banyak, para penonton masih menginginkan uang itu akan tetapi mereka heran dengan apa yang dilakukan motivator tersebut.

Dan akhirnya si motivator berkata, “Hadirin sekalian, anda baru saja mendapatkan sebuah pelajaran penting. Apapun yang terjadi dengan uang ini, anda masih berminat karena apa yang saya lakukan tidak akan mengurangi nilainya. Biarpun sudah kotor, uang ini tetap bernilai 100.000 rupiah.”

Pelajaran yang bisa kita dapat dari renungan ini adalah:

Dalam kehidupan ini, kita pernah beberapa kali terjatuh, terkoyak dan merasa tidak bisa bangkit lagi akibat keputus asaan yang kita buat atau situasi ang menimpa kita. Dalam kondisi seperti itu, kita merasa tak berharga dan tak berarti. Padahal apapun yang telah terjadi dan akan terjadi, anda tidak pernah akan kehilangan nilai di mata mereka yang mencintai anda. Jadi setiap kali merasa diri anda tidak bearti, ingatlah akan selembar uang 100.000 rupiah tersebut. Jadi jangan pernah lupa bahwa anda adalah spesial dimata mereka yang mencintai anda“.

Sekian dari artikel ‘renungan mengenai uang selembaran‘.

Leave a Reply